Gerakan Probono Bersama DPC PERADI Jakarta Timur

889 dibaca
Tampak Ketua DPC PERADI Jakarta Timur, Piter Siringoringo, S.H. (tengah) bersama Ketua Umum DPN PERADI, Dr. Fauzi Yusuf Hasibuan, S.H. (kedua dari kanan).

Beritanarwastu.com. Pada Kamis malam, 26 Oktober 2017 lalu, bertempat di Park Hotel, Cawang, Jakarta Timur, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Jakarta Timur yang dipimpin advokat/pengacara senior, Piter Siringoringo, S.H. mengadakan acara pelantikan pengurus Pusat Bantuan Hukum (PBH) DPC PERADI Jakarta Timur. Acara ini dihadiri lebih dari 100 advokat/pengacara senior maupun junior. Bahkan, hadir pula perwakilan dari UKI Jakarta, PBH DKI Jakarta, Universitas Mpu Tantular Jakarta, Polres Jakarta Timur, Solidaritas Perempuan, Pemerintah Daerah Jakarta Timur dan sejumlah pengurus DPC PERADI dari wilayah DKI Jakarta.

                Acara yang diawali dengan hiburan dengan melantunkan lagu-lagu pop dan makan malam bersama ini, juga dihadiri orang nomor satu di PERADI, yakni Ketua Umum DPN PERADI Dr. Fauzi Yusuf Hasibuan, S.H. Seusai santap malam bersama, diadakan pelantikan pengurus PBH DPC PERADI Jakarta Timur yang baru satu-satunya terbentuk di DPD PERADI DKI Jakarta. Juga ada acara pergantian antarwaktu Sekretaris DPC PERADI Jakarta Timur yang awalnya dijabat Togar Sijabat, S.H., lalu digantikan Parulian Siregar, S.H.

                Pergantian jabatan Sekretaris DPC PERADI Jakarta Timur ini dilakukan, karena pejabat lama, Togar Sijabat dipercayakan sebagai Ketua PBH DPN (Dewan Pimpinan Nasional) PERADI. Dan kehadiran PBH DPC PERADI Jakarta Timur ini sendiri menjadi kabar gembira bagi banyak warga DKI Jakarta, terutama di wilayah Jakarta Timur, karena melakukan pembelaan hak azasi manusia (HAM) serta advokasi hukum secara gratis kepada warga yang tidak mampu (kaum miskin) yang biasa disebut gerakan Probono. Dan DPC PERADI Jakarta Timur sejak tahun lalu sudah melakukan aksi bantuan hukum kepada ratusan warga di Gang Beo, Pulo Gebang, Jakarta Timur, yang sempat diteror sejumlah preman agar pindah dari lahan yang sudah mereka tempati selama lebih dari 25 tahun.

                Dalam acara ini, sempat ditampilkan kesaksian seorang warga perwakilan Gang Beo, yang menyatakan rasa haru atas perhatian DPC PERADI Jakarta Timur kepada mereka. “Kami selama ini tidak tahu masalah hukum, dan kami justru ditakut-takuti dalam kasus lahan di Gang Beo. Namun setelah kami didampingi Bapak-bapak dari DPC PERADI Jakarta Timur secara cuma-cuma, kami justru bisa tegak berdiri dan berani untuk menuntut hak-hak kami. Kami mendapat pendampingan dan bimbingan secara hukum. Ini luar biasa. Kami sangat bersyukur dengan bantuan hukum ini,” kata warga Gang Beo tersebut.

 

  

 Ketua DPC PERADI Jakarta Timur, Piter Siringoringo, S.H. diabadikan bersama Ketua Umum DPN PERADI, Dr. Fauzi Yusuf Hasibuan, S.H. dan pengurus PBH DPC PERADI Jakarta Timur.

 

                Ketua PBH DPC PERADI Jakarta Timur, Wilmar Malau, S.H., M.H. dalam sambutannya menyampaikan, kalau mereka kini dipercaya sebagai pengurus PBH, itu merupakan sebuah amanah dan tanggung jawab besar sebagai advokat untuk membantu masyarakat yang kurang mampu. Dan, katanya, mereka akan berupaya keras untuk menjalankan tugas yang sudah dipercayakan kepada mereka. Sedangkan Togar Sijabat yang juga menyampaikan sambutan menuturkan, ia bangga karena seniornya Piter Siringoringo yang memimpin PERADI Jakarta Timur bisa mengkader orang-orang di organisasi yang dipimpinnya selama ini.

                Selain itu, kata Togar Sijabat, program-program yang sudah disusun selama ini oleh Piter Siringoringo bisa dijalankan dengan baik oleh para pengurus DPC PERADI Jakarta Timur. Termasuk untuk menyiapkan sebuah kantor DPC PERADI Jakarta Timur yang direncanakan bernilai miliaran rupiah akan direalisasikan dengan memperkuat persatuan dan persaudaraan di antara anggota PERADI di Jakarta Timur yang jumlahnya diperkirakan lebih dari 1.100 orang. Menurut Togar, kalau masing-masing anggota ini bisa menyumbang Rp 50.000 atau Rp 250.000 per bulan untuk membantu pengadaan kantor, maka tidak susah untuk membangun sebuah kantor PERADI Jakarta Timur.

                Sedangkan Ketua Umum DPN PERADI, Dr. Fauzi Yusuf Hasibuan, S.H. menerangkan, gerakan Probono atau pelayanan hukum untuk membantu secara gratis warga yang tidak mampu, itu merupakan marwah dari PERADI. Gerakan ini, imbuhnya, untuk penegakan hukum dan keadilan. Jabatan profesional, seperti advokat punya kewajiban untuk membantu gerakan Probono, yakni membantu masyarakat yang tidak mampu di negara ini. “Pak Piter Siringoringo ini bertangan dingin di PERADI, terutama dalam melakukan gerakan Probono. Dan disiapkan juga Togar Sijabat ke PBH Pusat,” ujar Fauzi Yusuf Hasibuan yang merupakan pengganti Prof. Dr. Otto Hasibuan, S.H. di kepengurusan DPN PERADI periode lalu.

                Sedangkan Piter Siringoringo yang dikenal juga aktivis HAM dan berlatar belakang Pos Bantuan Hukum (POSBAKUM) saat memulai kiprah sebagai advokat/pengacara, dalam sambutannya menyampaikan, kalau gerakan Probono dilakukan, sesungguhnya ini amanat Undang-Undang dari PERADI. Dan menurutnya, kehadiran Ketua Umum DPN PERADI Fauzi Yusuf Hasibuan dalam memberi sambutan di acara ini, memberi semangat kepada pengurus baru PBH DPC PERADI Jakarta Timur. “Selain advokat itu menangani kasus hukum secara komersil, kita jangan lupa untuk membantu orang-orang yang kurang mampu secara cuma-cuma,” tegas Piter yang mantan Wakil Ketua DPC AAI (Asosiasi Advokat Indonesia).

                Piter Siringoringo yang dalam kiprahnya sebagai advokat senior pernah menangani kasus-kasus hukum yang secara nasional mendapat perhatian dari media massa, seperti kasus konflik petinggi PDI antara Megawati Soekarnoputri versus Soerjadi, menambahkan, kita mesti ikhlas dan tulus dalam membantu orang-orang yang kurang mampu secara ekonomi. “Kalau kita mau membantu yang kurang mampu secara hukum, maka rezeki kita bisa diberikan Tuhan 10 kali lipat. Dan ini juga menunjukkan kualitas kita dalam menegakkan hukum, keadilan, kebenaran di Indonesia ini,” ujar mantan Sekretaris Umum Pemuda Gereja HKBP Teladan, Medan, dan mantan aktivis mahasiswa di Universitas Sumatera Utara (USU), Medan ini.

                Piter Siringoringo yang juga dipercaya sebagai Sekretaris Umum Keluarga Besar Siringoringo se-Jabodetabek, pun aktif dalam kegiatan gerejawi. Ia pernah dipercaya sebagai Ketua Pembangunan Gereja HKBP Bintara, Kota Bekasi, Jawa Barat. Selain itu, ia pernah bersama rekannya Jose T.P. Silitonga, S.H., M.A., M.PdK mengadvokasi jemaat Gereja HKBP Pondok Bambu Jemaat Pagi, Jakarta Timur, yang diperlakukan sewenang-wenang oleh oknum pimpinan gereja. KT

Berita Terkait