Pengurus DPP PERWAMKI Adakan Ibadah Pengutusan

66 dibaca
Suasana acara ibadah pengutusan dan pengukuhan pengurus DPP PERWAMKI.

Beritanarwastu.com. Pada Senin malam, 6 Mei 2019 lalu Perhimpunan Wartawan Media Kristiani Indonesia (PERWAMKI) menggelar ibadah pengutusan dan pengukuhan pengurus DPP PERWAMKI pasca Munas VI di Graha Bethel, Jakarta Pusat. Dan dikukuhkan juga Penasihat dan Pembina PERWAMKI. Acara diawali dengan ibadah, lalu makan malam dan pengukuhan. Hadir dalam acara ini sejumlah pemimpin gereja, seperti Pdt. Gomar Gultom, M.Th (Sekretaris Umum PGI), Pdt. DR. Japarlin Marbun (Ketua Umum Sinode GBI) dan Pdt. DR. Mulyadi Sulaeman (PGPI). Pengurus DPP PERWAMKI sekarang dipimpin Stevano Margianto (Tabloid Victorious) dan Agus Panjaitan (Majalah Spektrum). 

            Hadir juga di acara ini sejumlah tokoh Kristiani, seperti Jhon S.E. Panggabean, S.H., M.H., DR. Antonius Natan dan Pdt. Yesaya Soeharsono. Selain itu, sejumlah pendiri dan mantan Ketua Umum PERWAMKI tampak pula hadir, seperti Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi NARWASTU, Jonro I. Munthe, S.Sos, Novi Suratinoyo (Tabloid Mitra Indonesia), Emanuel Dapaloka (Majalah Shalom), DR. Yusak Tanasyah, M.Pdk (Beritabaik.com) dan Roby Repi, S.H., M.Th (Majalah Inspirasi). Acara diawali dengan kebaktian dengan pengkhotbah Pdt. Gomar Gultom.

            Mengutip firman Tuhan dari Kitab Injil Matius 5:16, Pdt. Gomar menuturkan hakekat setiap orang itu sesungguhnya ingin menjadi terang. Dan kita sesungguhnya merefleksikan tetang Kristus, karena Dialah terang. Menurutnya, ajaran Yesus memgatakan agar terang kita itu bercahaya, dan perbuatan baik kita diketahui banyak orang agar Bapa di surga dimuliakan. Terang itu kita harapkan agar menuntun kita di dalam kegelapan.

            Demikian juga jurnalis atau PERWAMKI kita harapkan supaya bisa menjadi terang dintengah krisis saat ini. Kadang banyak orang tak bisa lagi membedakan mana berita hoax, opini atau berita yang berdasarkan fakta. Sehingga jurnalis di PERWAMKI mesti bisa menjadi terang di tengah keadaan saat saat ini. Menurut Pdt. Gomar Gultom, peran media seperti dibuktikan sejarah begitu efektif dalam menggerakkan publik, dan itu bisa kita lihat saat Reformasi bergulir, peran media luar biasa. "Media Kristen mesti bisa menjadi suluh atau terang di tengah kegelapan, dan terus menyampaikan kebenaran di tengah masyarakat," cetus Pdt. Gomar.

Sedangkan Pdt. Japarlin Marbun dalam sambutannya menyampaikan PERWAMKI di era kepengurusan baru ini diharapkan bisa menjadi berkat bagi gereja dan masyarakat. Dan sebelum menurunkan sebuah berita Pdt. Japarlin mengingatkan, perlu dicek dan ricek kebenaran berita tersebut. Perlu pula dipertimbangkan, apakah berita itu bermanfaat bagi banyak orang. PERWAMKI pun diharapkan Pdt. Japarlin agar ikut menangkal berita-berita hoax yang ada di Media Sosial (Medsos) dan media mainstream. Di sisi lain, ia mengatakan, kalau saat ini banyak terjadi kejahatan, maka orang-orang baik tidak bisa berdiam diri, tapi harus berbuat yang baik. Juga kalau banyak berita hoax di medsos, maka wartawan Kristen harus tampil menjadi terang, dan menampilkan berita yang baik.

            Pengurus PERWAMKI yang baru, Stevano Margianto dan Agus Panjaitan dalam sambutannya meminta dukungan doa dari para tokoh gereja, penasihat dan dewan pembina PERWAMKI agar mereka terus didoakan dan didukung dalam menjalankan tugasnya. Agus Panjaitan mengatakan, PERWAMKI akan terus menunjukkan kualitasnya sebagai jurnalis Kristen yang setia memberitakan kabar baik dan menjadi terang di tengah gereja dan masyarakat. 

           Salah satu pendiri PERWAMKI yang juga dipercaya menjadi anggota dewan pembina, Jonro I. Munthe, saat diminta memberi sambutan menyampaikan, selamat berkarya bagi pengurus PERWAMKI yang baru. "Kita harapkan PERWAMKI semakin maju dan wartawannya semakin berkualitas, serta kiranya Tuhan memberkati organisasi ini," pungkas Jonro Munthe. Dalam kepengurusan PERWAMKI periode ini, ada pula figur-figur wartawan Kristiani yang tak asing lagi ikut, seperti Paul Mokoguru, Victor Ambarita, Robby Go, Pdt. DR. Sapta Siagian, Deddy Tambunan, Boy Siahaan dan Clief Rakian, Betty Bahagianti dan Nuel Wicaksono. Acara ini ditutup dengan doa oleh Pdt. Japarlin Marbun. SD

Berita Terkait