Serah Terima MPH-PGI DiAdakan di Gereja HKBP Jemaat Pulo Asem Jakarta

55 dibaca
Ketua Umum PGI periode 2019-2024 Pdt. Gomar Gultom, M.Th, saat membubuhkan tanda tangan di berita acara serah terima, pada Kamis, 12 Desember 2019 di Jakarta.

Beritanarwastu.com Ruang ibadah Gereja HKBP Jemaat Pulo Asem yang terletak di Jalan Pulo Asem Utara X No. 34, Rawamangun, Jakarta Timur, tumpah ruah oleh jemaat, MPH-PGI, staf, serta undangan, yang mengkuti Ibadah Adven dan Serah Terima MPH-PGI (Majelis Pekerja Harian Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia) periode 2014-2019 ke MPH-PGI periode 2019-2024, pada Kamis, 12 Desember 2019 lalu.

Ibadah dipimpin oleh Pdt. Marlene Joseph dari Sinode GPIB. Dalam khotbahnya yang terambil dari Yohanes 15:9-17, dia mengajak umat untuk membangun persahabatan tanpa memandang kekurangan maupun kelebihan. Tetapi dengan tulus, seperti yang telah diajarkan Yesus Kristus, yang mau meninggalkan tahtaNya yang tinggi, dan merangkul dalam kerendahan. “Maka tepat sekali jika tema Natal PGI-KWI 2019, yaitu ‘Hiduplah Sebagai Sahabat bagi Semua Orang.’ Hal ini tentu akan terwujud jika kita tinggal di dalam Allah, yang penuh dengan cinta kasih. Maka dengan demikian persahabatan yang terbangun adalah persahabatan yang sejati,” jelasnya.

Dalam ibadah dilakukan prosesi serah terima kepengurusan, dari MPH-PGI periode 2014-2019 kepada MPH-PGI periode 2019-2024, yang diawali pembacaan surat keputusan (SK), dan dilanjutkan penandatanganan berita acara, oleh Pdt. Dr. Henriette Hutabarat-Lebang, Pdt. Gomar Gultom, M.Th serta Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty. Juga para saksi, Pdt. Dr. A. A. Yewangoe dan Pdt. Demianus Ice, Ketua Sinode GMIH. Sebelumnya, seluruh MPH-PGI lama dan baru, didaulat ke depan. Suasana haru menyeruak ketika Pdt. Henriette Hutabarat-Lebang memeluk Pdt. Gomar Gultom usai menyerahkan semua dokumen materi serah terima.

Pdt. Dr. Henriette Hutabarat-Lebang dalam sambutannya di akhir acara mengungkapkan, anugerah Allah terus berjalan melewati lima tahun pelayanan MPH-PGI periode 2014-2019, hingga menapaki momentum serah terima. “Lima tahun tanpa terasa berjalan dan berlalu diganti dengan yang baru, dan segala sesuatu ada waktunya. Kiranya kita terus berjalan bersama Kristus. Selamat kepada MPH-PGI yang baru. Terima kasih juga kepada MPH-PGI lama. Kita telah bekerja bersama. Juga kepada gereja-gereja, dan mitra yang telah memberi kepercayaan kepada kami. Begitu juga kepada staf dan karyawan PGI, serta HKBP Pulo Asem yang telah bersedia menjadi tuan rumah untuk acara ini,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Umum PGI Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty menegaskan, acara serah terima MPH-PGI yang sejak awal sejarahnya selalu dilakukan bersamaan dengan ibadah Adven, hal ini menunjukkan arak-arakan gerakan oikoumene selalu berjalan bersama Kristus.“Kita mengakui peristiwa ini selain peristiwa gerejawi, tetapi juga menandai dinamika pelayanan kita. Terima kasih kepada pengurus sebelumnya, juga mitra karena telah mengayuh bahtera oikoumene lima tahun ini. Dan sebagai pengurus baru kami akan melanjutkan tugas hingga lima tahun ke depan,” ujar pendeta yang akrab disapa Bung Jacky ini.

Lima tahun ke depan, lanjut Sekretaris Umum PGI ini,  ada empat tantangan yang menjadi pergulatan bersama, yaitu kebangsaan, ekologi, keesaan, dan perkembangan era digital. “Sembilan puluh satu sinode gereja anggota PGI, bersama mitra dapat mengembangkan pelayanan bersama dalam menghadapi masalah ini. Kita akan berpikir, berjalan, dan bertindak bersama-sama,” tegasnya.

Mewakili sinode anggota PGI, Pdt. Demianus Ice mengaku sangat bersyukur dapat mengikuti acara serah terima ini, yang merupakan momen bersejarah bagi arak-arakan gerakan oikoumene. “Sebagai gereja anggota PGI, kami melihat inilah yang diizinkan Tuhan, dan kami yakin MPH-PGI yang baru adalah orang yang telah dipanggil dan dipilih Tuhan lewat gereja dalam Sidang Raya di Waingapu, Sumba, beberapa waktu lalu. Sebab itu, kami berharap kepada MPH-PGI yang baru, dalam menjalankan tugas dan mandat yang diberikan, dengan penyertaan Tuhan dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik,” katanya.

Usai serah terima, Pdt. Gomar Gultom langsung melantik Dewan Pengawas Dana Pensiun PGI yang baru, yaitu Temunan Kiting, Pdt. Kumala Setiabrata, Helman Sembiring, dan John R.P. Hutabarat. Sebagai rasa ungkapan syukur, pada kesempatan itu jemaat HKBP Pulo Asem menyerahkan ulos, kain khas masyarakat Batak, kepada Pdt. Gomar Gultom beserta istri, dan Pdt. Henriette Hutabarat-Lebang. Secara khusus, MPH-PGI, staf dan karyawan menyerahkan cenderamata berupa karikatur ukuran besar,  kepada Pdt. Ery, biasa dia disapa, sebagai kenang-kenangan. NH

Berita Terkait