Mendoakan Pernikahan BTP

• Oleh: Betty Bahagianty, S.Sos 267 dibaca
Ahok yang kini akrab dipanggil nama BTP (Ir. Basuki Tjahaya Purnama, M.M.) bersama Puput Nastiti Devi.

Beritanarwastu.com. Lepas dari balik jeruji besi menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Ahok yang kini akrab dipanggil dengan sebutan atau nama: BTP (Ir. Basuki Tjahaya Purnama, M.M.). Kebebasan yang diperolehnya tersebut bukan semata-mata untuk menikmati udara bebas dengan menyapa sanak saudara, kerabat, teman dan sehabat, namun juga sederetan undangan yang mendapuknya sebagai nara sumber. Akan tetapi, ada agenda yang lebih penting, yakni soal pernikahan mantan orang nomor satu di DKI Jakarta itu dengan Puput Nastiti Devi, seorang polwan yang adalah mantan ajudan dari Veronica Tan, istri yang telah diceraikan BTP beberapa waktu lalu.

Tentang rencana yang dirasa sangat cepat tersebut menuai reaksi dari khalayak ramai. Ada yang setuju, tapi banyak pula yang mencibirnya sebagai sesuatu yang sangat disayangkan. Reaksi tersebut wajar saja bila terjadi. Sebelum rencana pernikahannya tersebut bergulir ke permukaan, lini massa tentang putusan cerainya dengan Veronica pun banyak yang menilai, bahwa sesungguhnya hal itu tidak dibenarkan oleh kebenaran firman Tuhan. Apapun alasannya (Matius 19:6).

Tapi apa mau dikata, terbukti ketukan palu hakim persidangan tidak mampu menahan keinginan keras BTP untuk tetap bercerai dari perempuan yang telah memberinya tiga orang anak itu. Kini hati BTP telah tertambat kepada seorang dara muda yang usianya sepantaran dengan anak BTP yang sulung. Cinta mungkin buta. Namun kalau BTP kekeuh untuk menikahi Puput yang sudah menjadi seorang Kristiani itu pun adalah hak pribadinya.

Dulu jika BTP berjaya dengan integritasnya sebagai seorang pejabat publik memang patut kita acungi jempol. Jika dia pun ingin berbagi hidup dengan Puput apa mau dikata. BTP tetaplah manusia biasa yang memiliki kekurangan dan kelebihan. Tugas kita hanya mendoakannya agar ia tetap berjalan dalam track Tuhan. Manusia bisa saja berbuat salah, tapi tanganNya selalu terbuka untuk mengampuni atas setiap kesalahan kita. Karena Dia adalah Allah yang setia dan adil.

 

Berita Terkait