Pendidikan Seksualitas Bagi Remaja Perlu Diperhatikan Orang Tua

164 dibaca
Suasana seminar di SMP Kristen Penabur Harapan Indah, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Beritanarwastu.com. Jangan sembarang mengizinkan anak remaja seperti SMP untuk berpacaran. Anak SMP belum layak pacaran, karena bisa mengarahkan mereka pada hubungan seksualitas. Tapi anak-anak harus dibekali dengan pengetahuan yang baik dan benar, dengan nilai-nilai Kristen dan jangan melanggar hukum karena masalah seks. Kalau anak-anak tak dibekali dengan baik dan benar, maka mereka bisa terjerumus pada hubungan seks bebas.

 Di sisi lain, hubungan orang tua dengan anak-anak mesti baik agar anak-anak mau mendengar omongan atau didikan orangtuanya. Dan orang tua pun harus bisa memberikan teladan. Anak-anak remaja juga harus dipantau ketika main gadget, terutama di kamarnya. Itulah rangkuman dari seminar dan sosialisasi pendidikan seksualitas terhadap remaja yang diadakan SMP Kristen Penabur, Harapan Indah, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu 15 Desember 2018 lalu.

 Acara seminar ini digelar sebelum anak-anak SMP di sekolah tersebut menerima raport sebelum memasuki liburan Natal dan Tahun Baru 2019. Pembicara, yakni Yuli dari Seksi Bimbingan Konseling BPK Penabur Jakarta pun menerangkan, sesuai dengan ajaran firman Tuhan di Kitab Ulangan 6:6-7 bahwa anak-anak itu harus diajar terus berulang-ulang agar berjalan sesuai dengan kehendak Tuhan. Katanya, kalau anak-anak terjerumus pada pornografi, maka otaknya akan rusak, moralnya buruk dan bisa tersangkut kasus hukum.

             Sehingga, imbuh Yuli, anak-anak sebagai generasi penerus kita dan anugerah yang paling berharga dari Tuhan harus dijaga dan diperhatikan agar hidup baik dan benar. Anak-anak pun harus dipantau terus ketika memanfaatkan media sosial (medsos) agar mereka bisa menyaring hal-hal yang baik dan benar dari setiap informasi, gambar atau video yang didapatkan. KT

Berita Terkait